Posted in Puisi

Kau Hujanku

Ucapku tak mencinta
Hujan hanya rintik basah
Pikiranku hanya berteduh
Tak peduli penantian panjang

Kau hujan
Ajariku tarian hujan
Larangkan untuk terhenti
Memaksa detikku untuk berikan tawa

Dan kau ajarkan hujanmu
Tahuku, kini hujan rintik makna
Aku hanya ingin hentikan detik
Menari dengan hujanku tanpa batas

Dan kau hujanku..
Saat ku terpanah akan rintikmu
Terbawa melodi indahmu
Kau hentikan aliran

Hujanku entah kemana..
Apa berikan detik itu kelain?
Atau maumu ku berteduh?
Beriku lagi hujan kemarin..

Advertisements
Posted in Puisi

Bait dalam Lirikku

Bertemu denganmu adalah waktu
Waktu yang bisa ku hitung menit nya
Pesanmu adalah kesabaran
Hanya gulita alasan kau beriku pesan

Sungguh, rinduku padamu alasan
Bukan paksaan, tapi perasaan
Kini mataku terkadang tak tertampung
Tetes demi tetes tak segan tuangkan

Bukan merasa terbebanni
Hanya sedikit cemas
Aku takut pada rintik hujan yang jatuh pada rambutmu
Hingga batu yang buatmu tersandung

Peduliku tak sebesar angkasa
Peduliku tak seluas samudera
Atau bahkan tak sebanyak hitungan
Peduliku hanya makna yang tak ingin kesusahan didekatmu

Berikan aku pagi
Yang bisa kulihat dengan jelas di jendela
Atau beriku malam
Mungkin gelap, tapi masih bisa kulihat dengan retinaku

Dan hari ini kau lihat lirikku
Katanya dipenuhi kau
Kau bukan hanya lirik buatku
Kini kau menjelma sebagai bait di langkahku

Posted in Puisi

Tongkat Memori

Biarlah memori ini membuku di dalam kertas bergaris ku
Pembuktian bahwa kau bagian dari cerita
Tak peduli berapa banyak bahagia
Atau kejam nya dunia mu

Jangan jadikan memori ini sebagai mata
Setelah kau lihat
Tak perlu berputar untuk kembali
Apalagi terpanah hingga tak berkedip

Jangan jadikan memori ini sebagai lengan
Saat kau genggam
Tak perlu kau pertahankan
Apalagi membawa gengaman mu kemanapun kau pergi

Tapi jadikan memori kita sebagai tongkat
Yang suatu saat memberimu petunjuk
Yang akan arahkan hidup baik mu
Yang lindungi mu dari kejam nya dunia

Posted in Puisi

Sahabat Atau Cinta

Hai sahabat
Kemarin peduli mu hanya sekedar
Ajakan mu ku anggap pertemanan
Pesan mu hanya sebuah tulisan

Tapi kini..
Kini aku temukan sesuatu
Bukan hanya sekedar rindu
Ini sepeti yang orang sebut Cinta

Bahkan aku ingin selalu kau pedulikan
Tak sabar dengarkan ajak mu
Menunggu hingga larut pesan mu
Apa kau berikan kegilaan untuk ku?

Kini Sahabat kuartikan cinta
Kenyataan bahwa raga ku milik seseorang
Maafkan aku
Aku hanya berimu cinta tanpa pelukan yang pantas kau miliki seutuhnya

Posted in Puisi

Tercipta Karena Mu

Jutaan kata-kata aku berikan untuk mu
Semua tindakan baik ku kaulah yang punya
Bahkan senyuman ini beralasan, kau.
Yang dengan mudah kau putar semua
Kata-kata ku kau tak perdulikan lagi, sampah.

Tindakan ku kau abaikan, tak guna.
Senyuman ini kau buat air mata, Tamparan.

Aku baik, aku bisa menggerakan kaki ku untuk langkahan selanjutnya, Meninggalkan kau yang bahagia dengan pilihan mu,
Meninggalkan kenangan yang dulu ku anggap berharga.
Aku bisa tersenyum atas semua
Berkata bahwa kau hanya pantas menjadi embun dihati,
Yang pernah datang lalu pergi.
Dan terucap, Terima Kasih untuk kenangan juga penyesalan yang tercipta karena mu.

Posted in Puisi

Kemuliaan Hati

Rasanya aku tak butuh sarapan dipagiku
Senyum mu cukup, tak rasakan lapar lagi
Matematika mungkin kelemahan ku
Tapi Suara mu semangat dalam kelemahan

Cibiran terdengar seperti kebencian untuk ku
Detak mu mengalihkan kebencian
Pukulan hal yang menyakitkan untuk ku
Ucapan mu adalah obat luka

Terkadang aku lemah
Kau adalah penutup kelemahan ku
Terkadang aku salah
Kau adalah petunjuk dalam kebaikan

Jangan larang aku jika aku terlalu mencinta mu
Jangan larang aku jika aku tak mau kau hilang
Dan jangan larang aku jika aku terlalu jatuh
Ya, jatuh dalam kemuliaan hati mu

Posted in Puisi

Jarak

Kita ibaratkan berada ditengah kaca
Mungkin terlihat, tapi tak bisa bersentuh
Tak bisa kugenggam jari mu,
Merasakan halusnya wajah mu,
Mengusap air mata mu

Walau terkadang aku bisa dengar suara mu
Bisa lihat segala pesan mu untuk ku
Tapi raga ku memaksa untuk memeluk mu
Aku bahkan rindu aroma mu
Parfume yang selalu kau terapkan
Rindu ku pada mu tak terbatas
Disetiap langkah ku bayang mu selalu hadir

Jarak yang amat jauh tak bisa merubah rasa kami semakin jauh
Rasa kami semakin dekat
Kepercayaan adalah ujian dan kunci

Aku mencintai mu,
Selalu..
Kemarin, saat ini, dan hari-hari yang akan datang