Posted in Novel

Bad Mission *part 1

Prolog

Untuk ku sebuah misi adalah bagian dari hidup. Jika berhasil ku pecahkan, maka hidup ku bisa dikatakan aman. Sebaliknya, jika ku gagal, hidup ku dipenuhi ancaman. Inilah aku yang terlahir dari keluarga Britch.

Sejak kecil, hidup ku dipenuhi dengan pelajaran. Salah satunya adalah menjadi mata-mata. Selama hidup, aku dirawat oleh tante Britch. Hingga ku besar, misi adalah kegiatan ku sehari-hari.

Tapi sungguh, misi ku bukan sebuah kebaikan. Semua misi yang keluarga Britch lakukan hanya demi kemakmuran keluarga kami perihal materi. Dan aku menyebutnya ‘BAD MISSION’

Nama asli ku adalah Cara Britch, aku pikir ini bukan nama tetap ku, karena setiap misi, aku harus berganti nama untuk tutupi identitas. Identitas pribadi dan keluarga.
Aku terlahir di keluarga kaya, hidup ku terjamin, namun tak sekalipun dapatkan kebahagiaan.

#

Pada suatu ketika, aku diberi misi oleh tante Britch, dan aku diperintah untuk datang ke ruangannya
Cara: ‘Ada apa?’
Britch: ‘Saya berikan mu misi penting’
Cara: ‘Katakan, apa yang harus aku hancurkan?’
Britch: ‘Keluarga Grend’
Cara: ‘Siapa mereka? Apa kita akan kuras harta mereka?’
Britch: ‘Mereka adalah kerajaan yang suatu saat akan hancurkan keluarga Britch. Dan bukan hanya kau kuras harta mereka, tapi kau juga harus bunuh mereka, termasuk pangeran Farell’
Cara: ‘Baik, aku harap kau beri ku seluruh informasi mengenai keluarga Grend’
Britch: ‘Akan ku kirimkan’

#

Pagi itu kulihat amplop di meja kerja ku
Cara: ‘Apa ini data yang tante kirimkan?’
Setelah ku buka, data itu dipenuhi informasi mengenai keluarga Grend, termasuk informasi mengenai pangeran Farell. Dering telpon berbunyi
Britch: ‘Selamat pagi putri kecil, sudah kau buka amplop di meja mu?’
Cara: ‘Saya sudah lihat dengan baik tante’
Britch: ‘Datang ke ruangan ku, dan kita akan bicarakan rencana’
Cara: ‘Tentu’

#

Dengan sigap ku datangi ruang Britch
Cara: ‘Rencana apa yang harus ku lakukan’
Britch: ‘Buat keluarga itu percaya akan kebaikanmu’
Cara: ‘Apa ini tentang penyamaran?’
Britch: ‘Nama mu kini, Dara’
Cara: ‘Dara?’
Britch: ‘Dekati pangeran itu, dan buat dia luluh padamu bagaimanapun caranya, paham?’
Cara: ‘Paham’
Britch: ‘Besok ku kirimkan putri kecil ku ini ke desa dekat kerajaan Grend’
Cara: ‘Baik tante’
Coming Soon Part 2….

Advertisements

Author:

Langkah ini adalah momen yang ku ukir dalam kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s